Urgensi Sui Generis Regime Permintaan Slot Geostationary Orbit melalui Perspektif Negara Khatulistiwa Khususnya Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30641/dejure.2024.V24.089-106Kata Kunci:
Orbit Geostasioner, Hukum Antariksa, Rezim Khusus Sui GenerisAbstrak
Indonesia merupakan salah satu negara yang posisinya dilintasi garis khatulistiwa, yang sejajar dengan Geostationary Orbit (GSO). Dengan disahkannya Undang-Undang No. 16 Tahun 2002 menjadi penanda Indonesia telah mengikatkan diri kepada Outer Space Treaty, hal ini mendorong Indonesia untuk memiliki regulasi mengenai penyelesaian masalah yang berkaitan dengan penggunaan slot GSO demi kepentingan nasional. Indonesia mengusulkan rezim hukum khusus yang mengakui GSO sebagai wilayah yang mandiri tanpa mengganggu aturan yang ada. Penelitian ini menekankan urgensi untuk menciptakan kerangka hukum yang adil dan setara dalam memanfaatkan GSO terutama bagi negara berkembang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi kepastian hukum dalam rangka pemanfaatan dan eksplorasi ruang angkasa, khususnya Geostationary Orbit (GSO). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan utama yakni perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian meunjukkan perlunya suatu rezim khusus yang mengatur pemanfaatan GSO agar tidak terjadi kesenjangan antar negara dengan prinsip menjaga perdamaian, keadilan dan kemanfaatan bersama, dengan harapan memberikan kejelasan aturan dan pedoman dalam
mengeksplorasi dan memanfaatkan ruang angkasa dengan aman dan adil. (100%AI)
Unduhan
Referensi
Abdurrasyid, Priyatna. "Developing Countries and Use of the Geostationary Orbit." Acta Astronautica 17, no. 6
(June 1, 1988): 647-52. https://doi.org/10.1016/0094-5765(88)90210-X.
Alamsyah, Dwi Putri Sartika, Slamet Suhartono, and Krisnadi Nasution. "Sui Generis Dalam Penggunaan Geo
Stationary Orbit Berdasarkan Prinsip Dan Hukum Ruang Angkasa." Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune
, no. 2 (2020): 163-78.
Alfathimy, Deden Habibi Ali, Totok Sudjatmiko, and Euis Susilawati. "Ketimpangan Pemanfaatan Orbit
Geostasioner (GSO) Dalam Lingkungan Sistem Dunia." Intermestic: Journal of International Studies 4,
no. 1 (2019): 88-110.
Arifin, Saru. Hukum Perbatasan Darat Antar Negara. Sinar Grafika, 2014.
Assembly, United Nations. General. United Nations Treaties and Principles on Outer Space: Text of Treaties and
Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space and Other Related
Resolutions Adopted by the United Nations General Assembly. United Nations Publications, 2006.
Beery, Jason. "Unearthing Global Natures: Outer Space and Scalar Politics." Political Geography 55 (2016):
-101.
Bernhard, Sianipar, G Prihanto Igif, and Susilawati Euis. ""˜ Hard Law' Dan" Soft Law" Dalam Hukum Internasional
Dan Implementasinya Di Indonesia," 2013.
Chen, Lung-chu. An Introduction to Contemporary International Law: A Policy-Oriented Perspective. Oxford
University Press, 2014.
Diederiks-Verschoor, I.H.Ph. "Manfred Lachs, The Law of Outer Space, 1972, Sijthoff, Leiden, 196 p." Netherlands
International Law Review 20, no. 02 (August 21, 1973): 204. https://doi.org/10.1017/S0165070X00021549.
Doyle, Stephen E. "International Space Plans and Politics: Future Roles of International Organizations." J. Space
L. 18 (1990): 123.
Galeriu, Iulia-Diana. "Paper Satellites" and the Free Use of Outer Space"." New York: New York University School
of Law, January/February, 2015.
Gross, Leo. International Law in the Twentieth Century. Ardent Media, 1969.
Hadi, Syofyan. "Hukum Positif Dan The Living Law (Eksistensi Dan Keberlakuannya Dalam Masyarakat)."
DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 2018. https://doi.org/10.30996/dih.v0i0.1588.
Hazard, J. N. "Theory of International Law. By G. I. Tunkin. Translated with an Introduction by William E. Butler.
(Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press, 1974. Pp. Xxv, 497. Index. $20.00.)." American
Journal of International Law 69, no. 2 (1975). https://doi.org/10.2307/2200300.
Johnson, Nicholas L. "Medium Earth Orbits: Is There a Need for a Third Protected Region?" In 61st International
Astronautical Congress 2010, IAC 2010, Vol. 7, 2010.
Juwana, Hikmahanto. "Hukum Internasional Sebagai Instrumen Politik: Beberapa Pengalaman Indonesia Sebagai
Studi Kasus," n.d.
Kementerian Sekretariat Negara. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2013 tentang
Keantariksaan (n.d.).
Khabirov, Boris G. "Through Cooperation in Space towards Understanding and Peace on the Earth- The USSR
Initiative Concerning the Establishment of a World Space Organization." In Colloquium on the Law of
Outer Space, 31 St, Bangalore, India, 38-43, 1989.
Kusumaatmadja, Mochtar, and Etty R. Agoes. Pengantar Hukum Internasional. Bandung: Alumni, 2021.
Kusumaningtyas, Melissa Retno. "Geostationary Orbit (GSO) Dalam Perspektif Hubungan Utara-Selatan." In
Prosiding Seminar Nasional Kebijakan Penerbangan Dan Antariksa III (Sinas KPA-III) 2018, 2020. https://
doi.org/10.30536/p.sinaskpa.iii.14.
Lits, Marina, Sergei Stepanov, and Anna Tikhomirova. "International Space Law." BRICS Law Journal 4, no. 2
(2017): 135-55. https://doi.org/10.21684/2412-2343-2017-4-2-135-155.
Macdonald, Ronald St John. The United Nations Charter: Constitution or Contract?, 1983.
Macdonald, R.St.J., and D.M. Johnston. "The Structure and Process of International Law: Essays in Legal
Philosophy, Doctrine and Theory." Verfassung in Recht Und Übersee 19, no. 4 (1986). https://doi.
org/10.5771/0506-7286-1986-4-492.
"Manajemen Konflik Dalam Organisasi : Konflik Itu Negatif Atau Positif Sih"¦?" Accessed February 8, 2024.
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/16083/Manajemen-Konflik-Dalam-Organisasi-Konflik-Itu-
Negatif-Atau-Positif-Sih.html.
McDonald, Gregory J. "The Geostationary Orbit: Legal, Technical and Political Issues Surrounding Its Use in
World Telecommunications," n.d.
Megah Staf Bidang Pengkajian Hukum Kedirgantaraan, Muhammad. "Kajian Aspek Hukum Internasional
Mengenai Kegiatan Wisata Antariksa [Study of International Legal Aspects Regarding of Space Tourism
Activities]." Diterima 18 Mei, 2012. http://www.
Morozova, Elina, and Yaroslav Vasyanin. "International Space Law and Satellite Telecommunications." In Oxford
Research Encyclopedia of Planetary Science. Oxford University Press, 2019. https://doi.org/10.1093/
acrefore/9780190647926.013.75.
Nugraha, Ridha Aditya, and Kartika Paramita. "Mempererat Regional ASEAN Melalui Tatanan Hukum
Keantariksaan: Peluang Dan Tantangan Bagi Indonesia." Jurnal Hukum & Pembangunan 49, no. 3
(November 5, 2019): 636. https://doi.org/10.21143/jhp.vol49.no3.2191.
Palguna, I Dewa Gede. Hukum Internasional Ruang Angkasa (Outer Space Law): Kajian Pemanfaatan Untuk
Maksud-Maksud Damai. Vol. 1. Depok: Rajawali Pers, 2019.
Pelton, J N. Satellite Communications. SpringerBriefs in Space Development. Springer New York, 2011. https://
books.google.co.id/books?id=XWoEEasQqUkC.
Pramono, Agus. Dasar-Dasar Hukum Udara Dan Ruang Angkasa. Bogor: Ghalia Indonesia, 2011.
"”"”"”. "Orbit Geostasioner (GSO) Dalam Hukum Internasional Dan Kepentingan Nasional Indonesia." Pandecta
Research Law Journal 6, no. 2 (2011).
Prasetiawan, Eno. "Penggunaan Satelit Untuk Kepentingan Militer Di Antariksa Dalam Perspektif Hukum
Internasional." Jurnal Kajian Kebijakan Penerbangan Dan Antariksa 2, no. 1 (2021): 42-53.
Putra, Satria Diaz Pratama, Agus Pramono, and M Kabul Supriyadhie. "Analisis Yuridis Eksistensi Yurisdiksi
Satelit Ruang Angkasa Menurut Hukum Internasional." Diponegoro Law Journal 8, no. 1 (2019): 706-13.
Schermers, Henry G., and Niels M. Blokker. International Institutional Law: Unity within Diversity. International
Institutional Law: Unity within Diversity, 2011. https://doi.org/10.1163/ej.9789004187962.i-1273.
Sefriani. Hukum Internasional: Suatu Pengantar. Vol. 1. Yogyakarta: Rajawali Pers, 2009.
Simamora, Silawanus Uli, Mexsasai Indra, and Ledy Diana. "Tanggungjawab Negara Peluncur Benda Angkasa
Terkait Masalah Sampah Luar Angkasa (Space Debris) Berdasarkan Liability Convention 1972." Jurnal
Online Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau 3, no. 2 (2016): 1-15.
Supancana, Ida Bagus Rahmadi. "The Contribution of the Developing Countries to the Legal Formulation of
Future Space Law." Space Law: Views of the Future(A 89-16138 04-84). Deventer, Netherlands, Kluwer
Law and Taxation Publishers, 1988, 1988, 113-24.
Supriadhie, Anjar. "Rezim Hukum Khusus Atas Orbit Geostasioner (GSO) (Prospek Dan Tantangan)." Pandecta:
Research Law Journal 13, no. 1 (August 2, 2018): 63-75. https://doi.org/10.15294/pandecta.v13i1.9220.
Tahir, Rusdin, I Gde Pantja Astawa, Agus Widjajanto, Mompang L Panggabean, Moh Mujibur Rohman, Ni
Putu Paramita Dewi, Nandang Alamsah Deliarnoor, Muhamad Abas, Rizqa Febry Ayu, and Ni Putu Suci
Meinarni. Metodologi Penelitian Bidang Hukum: Suatu Pendekatan Teori Dan Praktik. PT. Sonpedia
Publishing Indonesia, 2023.
United Nations. Convention on International Liability for Damage Caused by Space Objects (1972).
United Nations. General Assembly. United Nations Treaties and Principles on Outer Space: Text of Treaties and
Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space and Other Related
Resolutions Adopted by the United Nations General Assembly. United Nations Publications, 2006.
Viikari, L. The Environmental Element in Space Law: Assessing the Present and Charting the Future. Studies in
Space Law. Martinus Nijhoff Publishers, 2008. https://books.google.co.id/books?id=Sx3JeqR80GgC.
Yahya, Agung Prayuda. "Urgensi Pengaturan Sui Generis Bagi Negara-Negara Ekuator Khususnya Indonesia."
Megah Staf Bidang Pengkajian Hukum Kedirgantaraan, Muhammad. "Kajian Aspek Hukum Internasional
Mengenai Kegiatan Wisata Antariksa [Study of International Legal Aspects Regarding of Space Tourism
Activities]." Diterima 18 Mei, 2012. http://www.
Morozova, Elina, and Yaroslav Vasyanin. "International Space Law and Satellite Telecommunications." In Oxford
Research Encyclopedia of Planetary Science. Oxford University Press, 2019. https://doi.org/10.1093/
acrefore/9780190647926.013.75.
Nugraha, Ridha Aditya, and Kartika Paramita. "Mempererat Regional ASEAN Melalui Tatanan Hukum
Keantariksaan: Peluang Dan Tantangan Bagi Indonesia." Jurnal Hukum & Pembangunan 49, no. 3
(November 5, 2019): 636. https://doi.org/10.21143/jhp.vol49.no3.2191.
Palguna, I Dewa Gede. Hukum Internasional Ruang Angkasa (Outer Space Law): Kajian Pemanfaatan Untuk
Maksud-Maksud Damai. Vol. 1. Depok: Rajawali Pers, 2019.
Pelton, J N. Satellite Communications. SpringerBriefs in Space Development. Springer New York, 2011. https://
books.google.co.id/books?id=XWoEEasQqUkC.
Pramono, Agus. Dasar-Dasar Hukum Udara Dan Ruang Angkasa. Bogor: Ghalia Indonesia, 2011.
"”"”"”. "Orbit Geostasioner (GSO) Dalam Hukum Internasional Dan Kepentingan Nasional Indonesia." Pandecta
Research Law Journal 6, no. 2 (2011).
Prasetiawan, Eno. "Penggunaan Satelit Untuk Kepentingan Militer Di Antariksa Dalam Perspektif Hukum
Internasional." Jurnal Kajian Kebijakan Penerbangan Dan Antariksa 2, no. 1 (2021): 42-53.
Putra, Satria Diaz Pratama, Agus Pramono, and M Kabul Supriyadhie. "Analisis Yuridis Eksistensi Yurisdiksi
Satelit Ruang Angkasa Menurut Hukum Internasional." Diponegoro Law Journal 8, no. 1 (2019): 706-13.
Schermers, Henry G., and Niels M. Blokker. International Institutional Law: Unity within Diversity. International
Institutional Law: Unity within Diversity, 2011. https://doi.org/10.1163/ej.9789004187962.i-1273.
Sefriani. Hukum Internasional: Suatu Pengantar. Vol. 1. Yogyakarta: Rajawali Pers, 2009.
Simamora, Silawanus Uli, Mexsasai Indra, and Ledy Diana. "Tanggungjawab Negara Peluncur Benda Angkasa
Terkait Masalah Sampah Luar Angkasa (Space Debris) Berdasarkan Liability Convention 1972." Jurnal
Online Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau 3, no. 2 (2016): 1-15.
Supancana, Ida Bagus Rahmadi. "The Contribution of the Developing Countries to the Legal Formulation of
Future Space Law." Space Law: Views of the Future(A 89-16138 04-84). Deventer, Netherlands, Kluwer
Law and Taxation Publishers, 1988, 1988, 113-24.
Supriadhie, Anjar. "Rezim Hukum Khusus Atas Orbit Geostasioner (GSO) (Prospek Dan Tantangan)." Pandecta:
Research Law Journal 13, no. 1 (August 2, 2018): 63-75. https://doi.org/10.15294/pandecta.v13i1.9220.
Tahir, Rusdin, I Gde Pantja Astawa, Agus Widjajanto, Mompang L Panggabean, Moh Mujibur Rohman, Ni
Putu Paramita Dewi, Nandang Alamsah Deliarnoor, Muhamad Abas, Rizqa Febry Ayu, and Ni Putu Suci
Meinarni. Metodologi Penelitian Bidang Hukum: Suatu Pendekatan Teori Dan Praktik. PT. Sonpedia
Publishing Indonesia, 2023.
United Nations. Convention on International Liability for Damage Caused by Space Objects (1972).
United Nations. General Assembly. United Nations Treaties and Principles on Outer Space: Text of Treaties and
Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space and Other Related
Resolutions Adopted by the United Nations General Assembly. United Nations Publications, 2006.
Viikari, L. The Environmental Element in Space Law: Assessing the Present and Charting the Future. Studies in
Space Law. Martinus Nijhoff Publishers, 2008. https://books.google.co.id/books?id=Sx3JeqR80GgC.
Yahya, Agung Prayuda. "Urgensi Pengaturan Sui Generis Bagi Negara-Negara Ekuator Khususnya Indonesia."
Jurnal Legalitas 14, no. 01 (2021). https://doi.org/10.33756/jelta.v14i01.10209.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Jurnal ini menyematkan lisensi Creative Commons yang dapat dibaca mesin sederhana. Jurnal ini mengakui penggunaan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC).
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License











