Politik Perampasan Tanah: Kematian Senyap Emansipasi dalam Hukum Agraria
DOI:
https://doi.org/10.30641/dejure.2025.V25.133-150Kata Kunci:
konflik agraria, perampasan tanah, kebijakan hukum, neoliberalismeAbstrak
Di tengah gelombang pembangunan Indonesia yang terus berlanjut, konflik agraria yang bermanifestasi dalam perampasan tanah semakin mengemuka, meskipun seringkali tidak memiliki justifikasi hukum yang jelas. Studi ini secara kritis mengkaji peran hukum dalam memfasilitasi dan merampas tanah, serta mengkaji mekanisme yang mendasari kerangka hukum untuk menjalankan fungsi tersebut. Studi ini membahas kesenjangan signifikan dalam wacana ilmiah mengenai dimensi hukum perampasan tanah. Dengan menggunakan pendekatan non-doktrinal, penelitian ini memanfaatkan studi literatur yang ekstensif, analisis regulasi, dan tinjauan putusan pengadilan. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa perampasan tanah di Indonesia tidak semata-mata didorong oleh praktik informal atau paksaan ekstralegal. Sebaliknya, perampasan tanah seringkali difasilitasi melalui instrumen hukum, terutama dalam kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek-proyek ini menunjukkan bagaimana hukum dimobilisasi untuk melegitimasi perampasan, menutupi kekerasan struktural di balik kedok legalitas. Dalam konteks ini, visi emansipatoris hukum agraria Indonesia menghadapi erosi sistemik. Alih-alih menghilang secara pasif, hukum justru dibongkar secara aktif di bawah pengaruh imperatif neoliberal yang tertanam dalam reformasi kebijakan pasca-1997. Pada akhirnya, studi ini menunjukkan bahwa hukum bukanlah penengah yang netral dalam konflik agraria, melainkan alat yang ampuh untuk akumulasi melalui perampasan.
Unduhan
Referensi
Amnesty International. Laporan Amnesty International 2022/23: Situasi Hak Asasi Manusia Secara Global. London: Amnesty International, 2023.
Anggono, B.D., & Wahanisa, R. "The Implementation Of Agrarian Reform In Semarang Regency." Journal of Strategic and Global Studies 1, no. 2 (2018): 28-42.
Anggoro, S.A. "Rule of Law, Neoliberalisme, dan Proyek Reformasi Hukum World Bank: Perspektif Critical Legal Studies." Jurnal Hukum dan Pembangunan 50, no. 1 (2020): 267-283.
Bachriadi, D., & Aspinall, E. "Land Mafia in Indonesia."Critical Asian Studies 55, no. 3 (2023): 331-353.
Bachriadi, D., & Suryana, E. "Land Grabbing and Speculation for Energy Business: A Case Study of ExxonMobil in East Java, Indonesia." Canadian Journal of Development Studies / Revue Canadienne d'études Du Développement 37, no. 4 (2016): 578-94.
Bachriadi, D., & Wiradi, G. Enam Dekade Ketimpangan: Masalah Penguasaan Tanah di Indonesia. Bandung: Agrarian Resource Centre (ARC), Bina Desa, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), 2011.
Batubara, B., Wagner, I., Salam, S., & Warsilah, H. Maleh Dadi Segoro: Krisis Sosial-Ekologis Kawasan Pesisir Semarang Demak. Bantul: Lintas Nalar, 2020.
Berenschot, W., Dhiaulhaq, A., Afrizal., Hospes, O., Adriana, R., Poetry, E. "Anti-Corporate Activism and Collusion: The Contentious Politics of Palm Oil Expansion in Indonesia." Geoforum 131, no. 1 (2022): 39-49.
Borras, S.M., Kay, C., Gómez, S., & Wilkinson, J. "Land Grabbing and Global Capitalist Accumulation: Key Features in Latin America," Canadian Journal of Development Studies 33, no. 4 (2012): 402-16.
Chuang, J., & Smith, N.R. "Regimes of Dispossession in China: Intra-State Competition and Land Dispossession Outcomes." The Journal of Peasant Studies, (2025): 1-22.
Hakim, R.M. Kapitalisme Militer: Akumulasi Sumber Daya Ekonomi Militer melalui Perampasan Lahan (Studi Kasus Perampasan Lahan oleh TNI/AD di Urutsewu). Bandung: ARC, 2025.
Hall, D., Hirsch, P., & Li, T.M. Kuasa Eksklusi: Dilema Pertanahan di Asia Tenggara. Yogyakarta: Insist Press, 2020.
Hall, D. "Russia's Invasion of Ukraine and Critical Agrarian Studies." The Journal of Peasant Studies 50, no. 1 (2022): 26-46.
"”"”"”"”"”. "Primitive Accumulation, Accumulation by Dispossession and the Global Land Grab." Third World Quarterly 34, no. 9 (2013): 1582-1604.
Harvey, D. The New Imperialism. United Kingdom: Oxford University Press, 2003.
Jurkevics, A. "Land Grabbing and the Perplexities of Territorial Sovereignty." Political Theory 50, no. 1 (2021): 32-58.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. "Keterangan Pers No. 006/HM.00/II/2022 tentang Ringkasan Eksekutif Pemantauan dan Penyelidikan Penggunaan Kekuatan Secara Berlebihan (Excessive Use of Force) dalam Proses Pengukuran Lahan di Desa Wadas 8 Februari 2022." https://www.komnasham.go.id/files/20220224-keterangan-pers-nomor-006-hm-00-$YJR6AOIO.pdf, Accessed January 23, 2025.
Konsorsium Pembaruan Agraria. Adakah Reforma Agraria di Bawah Komando Prabowo?. Jakarta: KPA, 2024.
Konsorsium Pembaruan Agraria. Dekade Krisis Agraria: Warisan Nawacita dan Masa Depan Reforma Agraria Pasca Perubahan Politik. Jakarta: KPA, 2023.
Konsorsium Pembaruan Agraria. Bara Konflik Agraria: PTPN Tak Tersentuh, Kriminalisasi Rakyat Meningkat. Jakarta: KPA, 2023.
Konsorsium Pembaruan Agraria. Penggusuran Skala Nasional (PSN). Jakarta: KPA, 2021.
Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta. Investasi Subur, Rakyat Digusur: Catatan Akhir Tahun LBH Yogyakarta 2019. Yogyakarta: LBH Yogyakarta, 2019.
Li, T.M. "After the Land Grab: Infrastructural Violence and the "Mafia System" in Indonesia's Oil Palm Plantation Zones." Geoforum 96, no. 1 (2018): 328-337.
Marx, K. Capital: Critique of Political Economy-Vol. 1. London: Penguin, 1976.
McDonnell, S. "Urban Land Grabbing by Political Elites: Exploring the Political Economy of Land and the Challenges of Regulation." In Mcdonnell, S., Allen, M.G., & Filer, C. (Ed.s). Kastom, Property and Ideology: Land Transformations in Melanesia. Canberra: Australian National University, 2017.
Meckelburg, R., & Wardana, A. "The Political Economy of Land Acquisition for Development in the Public Interest: The Case of Indonesia." Land Use Policy 137, no. 1 (2024): 1-9.
Peluso, N.L., Afiff, S., & Rachman, N.F. "Claiming the Grounds for Reform: Agrarian and Environmental Movements in Indonesia." Journal of Agrarian Change 8, no. 2-3 (2008): 377-407.
Peterson, D., Bedner, A., & Berenschot, W. "The Perils of Legal Formalism: Litigating Land Conflicts in Indonesia." Journal of Contemporary Asia, (2024): 1-22.
Poulantzas, N. State, Power, Socialism. London: Verso, 1978.
Rachman, N.F., & Masalam, H. "The Trajectory of Indigeneity Politics Against Land Dispossession in Indonesia." Sriwijaya Law Review 1, no. 1 (2017): 122-142.
Rachman, N.F. Land Reform Dari Masa Ke Masa. Yogyakarta: STPN Press, 2012.
Rosenberg, G.N. The Hollow Hope: Can Courts Bring About Social Change. Chicago, University of Chicago Press, 2008.
Solidaritas Nasional untuk Rempang. Keadilan Timpang di Pulau Rempang: Temuan Awal Investigasi atas Peristiwa Kekerasan dan Pelanggaran HAM 7 September 2023 di Pulau Rempang. Jakarta: Solidaritas Nasional untuk Rempang, 2023.
Syahwal. "Kelindan Identitas dan Lingkungan: Perjuangan Masyarakat Awyu Menggapai Keadilan." Jurnal Pro Natura 1, no. 1 (2024): 58-75.
"”"”"”"”"”. "Kekerasan dan Kuasa Simbolik dalam Hukum: Sebuah Kritik Ideologi atas Legitimasi Cipta Kerja." Undang: Jurnal Hukum 7, no. 1 (2024): 1-41.
"”"”"”"”"”. "Gerakan Sosial dalam Politik Hukum Pembentukan Undang-Undang di Bidang Hukum Perburuhan." Jurnal Legislasi Indonesia 21, no. 3 (2024): 423-435.
Utrecht, E. "Land Reform in Indonesia." Bulletin of Indonesian Economic Studies 5, no. 3 (1969): 71-88.
Wahanisa, R. Reforma Agraria Untuk Kesejahteraan Rakyat. Semarang: Fastindo, 2019.
Wardana, A., & Darmawardana, D.A. "Pembangunan Sebagai Proses Eksklusi: Kajian Hukum dan Ekonomi-Politik atas Proyek Strategis Nasional." Jurnal Hukum dan Pembangunan 54, no. 2 (2024): 259-287.
Wardana, A. "Geografi Hukum Proyek Strategis Nasional: Studi Kasus Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah." Undang: Jurnal Hukum 5, no. 1 (2022): 1-41.
Weber, M. Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. Los Angeles: University of California Press, 1978.
White, B., Graham, C., & Savitri, L. "Agrarian Movements and Rural Populism in Indonesia." Journal of Agrarian Change 23, no. 1 (2023): 68-84.
Wiradi, G. Reforma Agraria: Perjalanan yang Belum Berakhir. Yogyakarta: Insist Press, 2000.
Wolford, W.W., White, B., Scoones, I., Hall, R., Edelman, M., & Borras, S. M. "Global Land Deals: What Has Been Done, What Has Changed, and What's Next?." The Journal of Peasant Studies 51, no. 1 (2024): 1-38. https://doi.org/10.1080/03066150.2024.2325685.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Jurnal ini menyematkan lisensi Creative Commons yang dapat dibaca mesin sederhana. Jurnal ini mengakui penggunaan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC).
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License











