Mengabaikan Prinsip Kehati-hatian dalam Perizinan Lingkungan: Perbandingan Indonesia dengan Tiga Negara Lain dan Mekanisme Pembuktian Baru
DOI:
https://doi.org/10.30641/dejure.2025.V25.277-290Kata Kunci:
the precautionary principle, comparison, the new proof mechanismAbstrak
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja merevisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dengan mendekriminalisasi Pasal 102 dan menggabungkannya dengan Pasal 109. Pasal-pasal tersebut telah diubah dari delik perilaku menjadi delik berbasis hasil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang dikombinasikan dengan penelitian perbandingan dengan pendekatan penelitian undang-undang, yang digunakan untuk menganalisis, mengeksplorasi, dan mengkaji perubahan Pasal 109. Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa karena adanya revisi pasal-pasal tersebut, sanksi pidana tidak dapat dijatuhkan jika seseorang atau badan tidak memiliki izin lingkungan sampai terjadinya kerusakan lingkungan. Sebuah studi di Inggris, Belanda, dan Swedia menunjukkan negara-negara tersebut menerapkan prinsip kehati-hatian dengan menghukum tindakan badan yang tidak memiliki izin lingkungan sebagai delik perilaku. Perbandingan akan dilakukan antara hal ini dan hukum lingkungan hidup di Indonesia. Saat ini, untuk menegakkan Pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, jaksa perlu menggunakan metode pembuktian yang sama dengan yang digunakan untuk tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 98, 99, dan 100. Hal baru dari penelitian ini adalah bahwa perubahan dari delik perilaku menjadi delik berbasis hasil berpotensi merusak lingkungan hidup Indonesia. Hal ini akan dibuktikan secara ilmiah dalam artikel ini. Dekriminalisasi Pasal 102 dan amandemen Pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tidak hanya mengubah sistem pembuktian dalam kasus pelanggaran izin lingkungan hidup, yaitu melalui pembuktian ilmiah, tetapi juga merupakan bentuk pengabaian asas kehati-hatian.
Unduhan
Referensi
Alaranta, Joonas and Mirella Miettinen. “Precautiously Circular: Perspectives on the Application of the Precautionary Principle in European Union Waste and Chemicals Regulation.” European Journal of Risk Regulation 14 no. 1 (2023): 15-18. https://doi.org/10.1017/err.2022.37. DOI: https://doi.org/10.1017/err.2022.37
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Ringkasan RPJMN 2025-2029. Jakarta: BAPPENAS, 2025.
British Academy. Consultation Response: Environmental Principles and Governance after the United Kingdom leaves European Union. England: British Academy, 2018, https://www.thebritishacademy.ac.uk/documents/2519/Environmental-Principles-Governance-after-Brexit.pdf, (accessed 1st June 2025).
Butt, Simon and Prayekti Murharjanti. “The Constitutional Right to a Healthy Environment in Indonesia.” Journal of Environmental Law 33, no. 1 (2021): 34. doi: 10.1093/jel/eqaa031. DOI: https://doi.org/10.1093/jel/eqaa031
Curry-Summer, Ian et al. Research Skills Instruction for Lawyers. Nijmegen: Ars Aequi Libri, 2010.
De Graaf, K. J. & S. E. Weishaar. “Sustainable Development, Principles of Environmental Law and the Energy Sector” In Energy Law, Climate Change and the Environment edited M. M. Roggenkamp. K. J. de Graaf, & R. Fleming, 41-51. Cheltenham: Edward Elgar Publishing, 2021. DOI: https://doi.org/10.4337/9781788119689.IX.4
De Graaf, K. J. & S. E. Weishaar. “Introduction to The Future of Environmental Law” In the Future of Environmental Law: Ambition and Reality Edited by S. E. Weishaar, & K. J. de Graaf, 5. Cheltenham: Edward Elgar Publishing, 2023.
Dobinson, Ian and Francis Johns. “Qualitative Legal Research.” In Research Methods for Law edited by Mike McConville and Wing Hong Chui, 19-20. Edinbrugh: Edinburgh University Press, 2017.
Faure, Michael G. “the EU Environmental Crime Directive 2024: A Revolution in EU Environmental Criminal Law?.” Journal of Environmental Law 36 no. 3 (2024): 325-326, https://doi.org/10.1093/jel/eqae020. DOI: https://doi.org/10.1093/jel/eqae020
Faure, Michael G. “Towards a new model of criminalization of environmental pollution: the case of Indonesia.” In Environmental Law in Development Lesson from the Indonesian Experience, Edited by Michael Faure & Nicole Niesse, 194-196. USA: Edwart Elgar, 2006. DOI: https://doi.org/10.4337/9781847202918.00013
Gailhofer, Peter et al. “Corporate Liability for Transboundary Environmental Harm an International and Transnational Perspective.” In Liability of Private Actors in International Law. Edited by Peter Gailhofer and Cara-Sophie Scherf, 107-108. Switzerland: Springer, 2023. DOI: https://doi.org/10.1007/978-3-031-13264-3_4
________________, “National Civil Liability and Transboundary Environmental Damage,” in Liability of Private Actors in International Law, ed Peter Gailhofer and Cara-Sophie Scherf, 223. Switzerland: Springer, 2023.
Hawari, Azam et al. “Reorientasi Penegakan Hukum Pidana Lingkungan Hidup melalui Perjanjian Penangguhan Penuntutan.” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia 6 no. 1 (2020): 72-23, https://doi.org/10.38011/jhli.v6i1.148. DOI: https://doi.org/10.38011/jhli.v6i1.148
Imamulhadi. “Teori Hukum Pembangunan Dalam Kebijakan Izin Lingkungan.” in Sistem Hukum Lingkungan & Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Berkelanjutan. Edited by Nadia Astriani dkk, 222. Bandung: Logoz Publishing, 2018.
Koster, Jaap et al., Q&A on Environmental Law in The Netherlands. London: Clifford Chance, 2012.
Mahmud Marzuki, Peter. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2005.
Mitsilegas, Valsamis et. Al. The Legal Regulation of Environmental Crime. Leiden: Koninklijke Brill NV, 2022. DOI: https://doi.org/10.1163/9789004506381
Mitsilegas, Valsamis. EU Criminal Law. London: HART, 2021. DOI: https://doi.org/10.5040/9781474203401
Nelson, Febby Mutiara et al, “Finding the Truth in A Virtual Courtroom:Criminal Trials in Indonesia during the COVID-19,” Sriwijaya Law Review 7 no. 2 (2023): 237, https://doi.org/10.28946/slrev.Vol7.Iss2.2465.pp228-243 DOI: https://doi.org/10.28946/slrev.Vol7.Iss2.2465.pp228-243
Nollkaemper, Andre. ‘Sovereignty and environmental justice in international law’ in Jonnas Ebbesson and Phoebe Okowa (ed), Environmental Law and Justice in Context. London: Cambridge University Press, 2009. DOI: https://doi.org/10.1017/CBO9780511576027.014
Horák, Filip & David Lacko, “Triangulation of Theoretical and Empirical Conceptualizations Related to the Rule of Law,” Hague Journal on the Rule of Law 15 (2022): 191-213, https://doi.org/10.1007/s40803-022-00181-x. DOI: https://doi.org/10.1007/s40803-022-00181-x
Handayani, I Gusti Ayu Ketut Rachmi, “Reform of Environmental Approval Policy for Renewable Energy in Indonesia,” Journal of Sustainable Development and Regulatory 3 no. 2 (2025): 310. DOI: https://doi.org/10.53955/jsderi.v3i2.101
Law, Yin & Michael G Faure. “Environmental Crime.” in Elgar Encyclopedia of Crime and Criminal Justice. Edited by P. Caeiro, S. Gless, V. Mitsilegas, M. J. Costa, J. De Snaijer, & G. Theodorakakou. 200. Cheltenham: Edward Elgar Publishing, 2024, https://doi.org/10.4337/9781789902990. DOI: https://doi.org/10.4337/9781789902990
Ministry of Climate and Enterprise, ‘The Swedish Environmental Code’, 2000, https://www.government.se/legal-documents/2000/08/ds-200061/ (accessed 28th September 2025)
Nuraini, Hajriyanti dkk, “Ketentuan Pidana Administrasi (Administrative Penal Law) Dalam Penegakan Hukum Lingkungan setelah Diundangkannya UU Cipta Kerja,” Jurnal Magister Hukum Udayana 11, no. 3 (2022): 588, DOI:10.24843/JMHU.2022.v11.i03.p08.
O. S. Hiariej, Eddy, Hukum Acara Pidana. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka, 2022.
Ramdan, Ajie. ‘UU Cipta Kerja Melindungi Pengelolaan Limbah B3 Tanpa Izin dari Pemidanaan.’ hukumonline.com, 2023, https://www.hukumonline.com/berita/a/uu-cipta-kerja melindungi-pengelolaan-limbah-b3-tanpa-izin-dari-pemidanaan-lt64db257b34ae0/, (accessed 1st July 2025).
Remmelink, Jan. Hukum Pidana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2003.
Santoso, Topo. Hukum Pidana Suatu Pengantar. Depok: Rajawali Pers, 2024.
Schrijver, Nico J. “Role of State Sovereignty in Securing the Planetary Future: Some Reflection.” Environmental Policy and Law 54 no. 4-6 (2024): 261, https://uk.sagepub.com/en-gb/eur/journals-permissionsn. DOI: https://doi.org/10.1177/18785395251315611
Silalahi, M. Daud. Hukum Lingkungan Dalam Sistem Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia. Bandung: Alumni, 2001.
Syarifah, Nur dkk, Laporan Kajian Putusan Perkara Lingkungan Hidup. Jakarta: Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan (LeIP), 2020.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ajie Ramdan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal ini menyematkan lisensi Creative Commons yang dapat dibaca mesin sederhana. Jurnal ini mengakui penggunaan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC).
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License











