Penggunaan dan Reproduksi Data
Jurnal De Jure berkomitmen untuk mendukung transparansi, integritas, dan reproduksibilitas penelitian melalui kebijakan data dan reproduksibilitas yang proporsional dengan karakter interdisipliner hukum. Penulis diharapkan menyediakan data, kode, atau materi pendukung penelitian sejauh dimungkinkan secara etis, hukum, dan metodologis. Dalam kasus keterbatasan seperti perlindungan identitas subjek, keamanan data, atau pembatasan hukum, penulis wajib menjelaskan secara eksplisit dalam Data Availability Statement.
Kebijakan ini sejalan dengan prinsip Committee on Publication Ethics yang menekankan transparansi, konsistensi, dan integritas dalam publikasi ilmiah. Jurnal De Jure tidak mewajibkan keterbukaan data secara absolut, tetapi mendorong praktik berbagi data yang bertanggung jawab untuk memperkuat kepercayaan ilmiah, mencegah penyalahgunaan data, serta mendukung reproduksibilitas temuan penelitian.
Jurnal De Jure menempatkan transparansi data dan keterulangan penelitian sebagai bagian integral dari integritas akademik dalam studi hak asasi manusia. Reproduksibilitas dipahami secara luas, mencakup keterulangan analitis, metodologis, dan konseptual sesuai dengan karakter penelitian hukum dan sosial.
Kebijakan ini selaras dengan standar Committee on Publication Ethics yang menekankan pentingnya keterbukaan, akuntabilitas, dan konsistensi dalam tata kelola publikasi ilmiah.
Ruang Lingkup Data Penelitian
Data penelitian mencakup seluruh materi yang digunakan untuk mendukung temuan ilmiah. Dalam konteks De Jure, data juga dapat mencakup dokumen sensitif yang memerlukan perlindungan khusus.
Prinsip Keterbukaan dan Pembatasan
Jurnal De Jure mendorong keterbukaan data sejauh memungkinkan, namun mengakui bahwa dalam studi De Jure terdapat batasan penting seperti:
- perlindungan identitas korban atau informan,
- keamanan individu atau kelompok rentan,
- pembatasan hukum dan institusional, serta
- sensitivitas politik.
Dalam kondisi tersebut, akses data dapat dibatasi secara sah dengan tetap menjaga prinsip transparansi prosedural.
Reproduksibilitas Penelitian
Penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa metode penelitian dijelaskan secara cukup rinci sehingga memungkinkan keterlacakan logika penelitian.
Data Citation dan Etika Penggunaan
Semua data yang digunakan wajib dikutip secara tepat, baik data primer maupun sekunder, dengan standar sitasi akademik yang berlaku. Jurnal mendorong penggunaan pengenal permanen seperti DOI bila tersedia. Penyalahgunaan data, termasuk penggunaan tanpa atribusi atau di luar izin yang diberikan, dianggap pelanggaran etika publikasi.
Peer Review dan Evaluasi Data
Dalam kasus tertentu, data dan materi pendukung dapat diminta untuk mendukung proses review.
Penanganan Isu Pascapublikasi
Jika terdapat isu terkait integritas data, reproducibility, atau akses data setelah publikasi, Jurnal De Jure akan melakukan investigasi sesuai prinsip Committee on Publication Ethics, yang dapat mencakup koreksi, klarifikasi, atau pencabutan artikel jika diperlukan.











