Human Potential in Motion: An Empowerment Approach to Productive Growth in Correctional Institutions

Authors

  • Helena Gracelda Situmeang Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Padmono Wibowo Politeknik Pengayoman Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30641/kebijakan.2025.V19.275-294

Keywords:

Correctional Institutioner empowerment, social reintegration, strategy

Abstract

This study explores the empowerment strategies implemented at the Garut Class IIA Correctional Institution to activate inmates human potential, enhance productivity, and strengthen readiness for social reintegration. The research was conducted to address challenges such as low post-release employability, limited access to rehabilitation programs, and persistent social stigma toward former inmates. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving nine informants included two correctional officers, external partners (PT. CGI), and five inmates. Secondary data were drawn from official correctional reports, regulations, and previous studies. Data were analyzed using NVivo 12 software through coding, theme grouping, and data visualization to identify key patterns in empowerment strategies and outcomes. The findings indicate that empowerment programs at the Garut correctional facility effectively enhance inmates’ discipline, confidence, responsibility, and work skills. The program integrates two dimensions: personality development (religious, moral, and behavioral rehabilitation) and independence development (vocational training in livestock, agriculture, coconut fiber processing, sewing, and screen printing). Implementation of the Risk-Need-Responsivity (RNR) principle ensures that rehabilitation aligns with inmates’ risk levels, criminogenic needs, and learning responsiveness. Collaboration with PT Coir Global Indonesia strengthens the economic aspect of rehabilitation through sustainable production and fair incentives. The study concludes that empowerment through structured, participatory, and collaborative approaches effectively transforms inmates into productive and responsible individuals. However, challenges such as limited staff, facilities, and public stigma remain. Strengthening cross-sector collaboration and post-release support is essential to sustain empowerment and successful social reintegration.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriansyah, Afdhal, Mustanir, A., Faried, AI, Mursalat, A., Kusnadi, IH, . . . Abdurohim. (2023). Pemberdayaan Masyarakat. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi.

Andreoli, M., Frieri, F., Giordani, G., & Giarè, F. (2024). Ladang Penjara di Seluruh Eropa: Kontribusi Pertanian Sosial dalam Upaya Pemberdayaan Narapidana. Springer Proceedings dalam Bisnis dan Ekonomi, 95-98.https://doi.org/10.1007/978-3-031-65168-7

Bonta, J., & Andrews, D. A. (2007). Risk-Need-Responsivity Model for Offender Assessment and Rehabilitation. Public Safety Canada.

Bourgon, G., & Armstrong, B. (2005). Transferring the Principles of Effective Treatment into a Real-World Correctional Institution Setting. Criminal Justice and Behavior, 32(1), 3-25.

Budhi, SS (2023). Huma : Jurnal Sosiologi. Mengubah Sampah Menjadi Rezeki : Analisis Aktor Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pada Pengelolaan Sampah, 2 (2), 175-183.

Creswell, JW (2016). Desain Penelitian, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Metode Campuran (edisi IV). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fawcett, SB-A. (1995). Mengevaluasi upaya mobilisasi masyarakat dalam kesehatan masyarakat. Pendidikan Kesehatan & Perilaku, 22 (3), 379-397.

Habib, MAF (2021). Kajian Teoritis Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif. Ar Rehla: Jurnal Pariwisata Islami, Makanan Halal, Traveling Islami, dan Ekonomi Kreatif, 1 (2), 82-110.

Harsono. (1995). Sistem Baru Pembinaan Narapidana. Jakarta: Djambatan.

Hilert, AJ, & Haskins, N. (2022). Mengajarkan kesadaran penuh di lingkungan penjara: teori dasar tentang strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan pemberdayaan. Jurnal Rehabilitasi Pelaku Pelanggaran, 61 (1), 1-19.https://doi.org/10.1080/10509674.2021.2017384

Howells, K., Day, A., Heseltine, K., & Sarre, R. (2004). Correctional Offender Rehabilitation Programs in Australia. Criminology Research Council.

Mannarini, L., Romana, M., Peruzzi, P., & Sgarbi, C. (2023). Pemberdayaan dalam layanan medis di penjara: pendidikan kesehatan dan lokakarya berdasarkan pengalaman untuk memenuhi kebutuhan perawatan nyata pasien narapidana. Pengalaman di penjara Mantova. Rassegna Italiana Di Criminologia, 2, 122-131.https://doi.org/10.7347/RIC-022023-p122

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Marthalena, Y., & Jauhari, T. (2023). Pemberdayaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kotabumi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan. Menarik : Jurnal Pendidikan Inovatif, 5 (2), 295-315.

Moleong, LJ (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nuraeni. (2024, 12 31). Refleksi Akhir Tahun 2024 Lapas Kelas IIA Garut: Pencapaian, Ketahanan Pangan dan Pencegahaan Warga Binaa. Diambil kembali dari Garutintannews: https://garutintannews.com/2024/12/refleksi-akhir-tahun-2024-lapas-kelas-iia-garut-pencapaian-ketahanan-pangan-dan-pencegahaan- warga-binaan/#:~:text=Sepanjang%20tahun%2C%20Lapas%20mencatat%20187%20pelanggaran%20tata,dalam%20kategori%20Register%20F%20dan%2

Oktaviani, S., & Astuti, P. (2024). Problematik Kegagalan Program Pembinaan Residivis di Lapas Kelas I Surabaya. NOVUM : Jurnal Hukum, 11 (4), 139-147.

Pahrany, AD, Suwarman, RF, & Pusawidjayanti, K. (2024). Pemberdayaan Warga Binaan Melalui Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan Pemberdayaan Warga Binaan Melalui Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan di Lapas Perempuan Kelas IIa Malang. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6 (4), 684-689.https://doi.org/10.24036/abdi.v6i4.919

Pemerintah Republik Indonesia. (1999). Peraturan Pemerintah No 31 Tentang Tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan.

Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Pongtiku, .., Kayame, R., Rerey, VH, Soeprapto, T., & Resubun, Y. (2016). Metode Penelitian Kualitatif Saja. Jayapura: Nulisbuku.com.

Rappaport, J. (1984). Studi tentang pemberdayaan: Pengantar edisi khusus tentang pemberdayaan dan kesehatan. Pekerjaan Sosial, 29 (6), 503-510.

Rinaldi, K., & Setiawan, R. (2021). Efektivitas Pelaksanaan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Asusila di Lembaga Pemasyarakatan. Batam: Yayasan Cendekia Mulia Mandiri.

Sedarmayanti. (2014). Strategi Manajemen. Bandung : PT Refika Aditama. Statistik Kriminal 2024. (2024, 12 12). Diambil kembali dari Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/12/13317138a55b2f7096589536/statistik-kriminal-2024.html

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Kuningan: Alfabeta.

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami Sumber Data Penelitian : Primer, Sekunder, Tersier. Jurnal Edu Research Institut Pembelajaran dan Studi Korporat Indonesia (IICLS), 5 (3), 110-116.

Sulistiyono, A., & Isharyanto. (2018). Sistem peradilan di Indonesia dalam teori dan praktik. Depok: Grup Prenadamedia.

Terry, GR, & Rue, LW (2020). Dasar-Dasar Manajemen (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara

United Nations. (1990). Basic Principles for the Treatment of Correctional Institutioners.

Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat : Wacana dan Praktik (I ed.). Jakarta: Kencana.

Zulmunir, S. (2024, 19 November). Polisi Tembak 2 Begal Bersenjata Api di Garut, Satu Orang Tewas Saat Dibawa ke Rumah Sakit. Diambil kembali dari Tempo: https://www.tempo.co/hukum/polisi-tembak-2-begal-bersenjata-api-di-garut-satu-orang-tewas-saat-dibawa-ke-rumah-sakit-1170261

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Situmeang, H. G. and Wibowo, P. (2025) “Human Potential in Motion: An Empowerment Approach to Productive Growth in Correctional Institutions”, Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 19(3), pp. 275–294. doi: 10.30641/kebijakan.2025.V19.275-294.

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.