Pencegahan Kekerasan dalam Konflik Mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

  • Yuliyanto Yuliyanto Balitbang Hukum dan HAM

DOI:

https://doi.org/10.30641/ham.2014.5.105-116

Kata Kunci:

Kekerasan, konflik, mahasiswa

Abstrak

Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya konflik mahasiswa, pandangan dan sikap mahasiswa ketika berhadapan dengan konflik dan kebijakan pencegahan dan penanganan konflik mahasiswa yang dilakukan oleh pimpinan perguruan tinggi, pihak kepolisian dan pemerintah daerah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pertama, pandangan dan sikap mahasiswa ketika berhadapan dengan konflik memiliki perbedaan yang sangat fundamental, yaitu mahasiswa memiliki pandangan bahwa konflik ada yang bersifat konstruktif dan ada yang bersifat destruktif. Kedua, kekerasan yang terjadi di beberapa perguruan tinggi memiliki perbedaan-perbedaan baik dari segi bentuk kekerasan, intensitas dan faktor yang melatarbelakanginya. Ketiga, terkait dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak stakeholder memiliki dinamika yang berbeda antara pengambil kebijakan. Pihak pimpinan perguruan tinggi mengeluarkan kebijakan yang sifatnya mengkonstruksi kurikulum; pihak keamanan kebijakannya bersifat antisipatif dengan melakukan pendekatan persuasive; sedangka pihak Pemerintah Daerah lebih memfokuskan pada proses fasilitasi kegiatan mahasiswa. Saran yang disampaikan dari penelitian adalah, bagi mahasiswa, wajib memiliki pandangan konstruktif terhadap konflik; bagi pimpinan universitas, diharuskankan melakukan need assesment dalam pembinaan kemahasiswaan; dan bagi pihak kepolisian, harus membuat pemetaan secara visualisasi mengenai potensi kekerasan mahasiswa dan membuat forum kekeluargaan antara mahasiswa dan pihak keamanan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Assegaf Abdul Rahman, Pendidikan Tanpa Kekerasan, Yogyakarta: Tiara Wacana Yogyakarta, 2004.

Bagja Waluya, Sosiologi menyelami fenomena sosial dimasyarakat, Bandung: PT. Setia Purnama Inves, 2007.

Clifford Geertz, The Religion of Java, Berkeley: The Free Press, 1960.

Fisher, Simon, Mengelola Konflik, Keterampilan dan Strategi Untuk Bertindak, SMK Grafika Desa Putra, 2001.

Halim, A. Ridwan, Tindak Pidana Dalam Pendidikan Asas- Asas Hukum Pidana Indonesia (Suatu Tinjauan Yuridis Educatif), Jakarta: Ghalia, 1986.

Kartini Kartono, Patologi Sosial-2 Kenakalan Remaja, Jakarta: Rajawali Pers, 1992.

Liliweri, Alo, Prasangka dan Konflik, Yogyakarta: LKIS Pelangi Aksara, 2005

Nitibaskara, Rony, Catatan Kriminalitas, Jakarta: Jayabaya University Press, 1999.

Sumardjan, Selo, Perubahan Sosial di Yogyakarta, Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1991.

Sarlito W. Sarwono, Psikologi Sosial (Psikologi Kelompok dan Psikologi Terapan), Jakarta: Balai Pustaka, 2001.

Winardi, Manajemen Konflik (Konflik Perubahan dan Pengembangan), Mandar Maju 1994.

Maswadi Rauf (Guru Besar UI), Subject Tern: Politik, Bahan Kuliah, Date : May 2002.

http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik, diunduh pada 5 Maret 2011

http://repository.upi.edu/ diakses 8 Maret 2011

http://buser.liputan6.com diakses 8 Maret 2011

http://www.dnaberita.com diakses 30 Maret 2011

http://www.tempointeraktif.com diakses 4 April 2011

http://metronews.com diakses 14 April 2011

http://vivanews.com diakses 20 April 2011 http://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Istimewa_ Yogyakarta diakses 5 Mei 2011

Unduhan

Diterbitkan

2023-11-09

Cara Mengutip

Yuliyanto, Yuliyanto. “Pencegahan Kekerasan Dalam Konflik Mahasiswa Di Daerah Istimewa Yogyakarta”. Jurnal HAM 5, no. 2 (November 9, 2023): 105–116. Diakses November 2, 2026. https://lawpolicyjournal.id/index.php/ham/article/view/4184.

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.