Partisipasi Masyarakat Nelayan di Sumatera Utara dalam Pembuatan Kebijakan Ditinjau dari Perspektif Hak Atas Pembangunan
DOI:
https://doi.org/10.30641/ham.2015.6.11-25Kata Kunci:
Nelayan, Kebijakan, Hak atas PembangunanAbstrak
Selama beberapa tahun terakhir, masyarakat nelayan telah menjadi sasaran dari berbagai pro-poor policies dari pemerintah. Meski demikian, realitas menunjukkan hal tersebut belum mampu meningkatkan derajat hidup nelayan di Indonesia serta mengurangi angka kemiskinan nelayan. Salah satu persoalan yang mengemuka adalah ketidaksesuaian program-program tersebut dengan kebutuhan masyarakat nelayan yang antara lain disebabkan oleh kurangnya partisipasi masyarakat nelayan dalam pembuatan kebijakan. Padahal, konsep hak atas pembangunan menggariskan bahwa penyusunan dan pelaksanaan program-program pembangunan haruslah mengutamakan partisipasi masyarakat dan peran aktif masyarakat, tidak saja pada tahap perencanaan namun juga pada tahap pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Artikel ini berupaya untuk menganalisis keterlibatan masyarakat nelayan di Sumatera Utara dalam proses perencanaan dan penganggaran program-program yang ditujukan kepada mereka. Sebagai penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) serta wawancara mendalam yang didukung oleh studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat nelayan di Sumatera Utara dalam pembuatan kebijakan masih relatif minimal. Begitu juga penyusunan rencana dan penganggaran beberapa program perikanan tangkap yang ditujukan pada nelayan masih belum melibatkan partisipasi nelayan miskin secara langsun. Rekomendasi yang diberikan agar keterlibatan kelompok nelayan miskin dapat dilembagakan, maka diperlukan suatu mekanisme yang dapat secara formal menampung aspirasi nelayan sekaligus memampukan nelayan untuk menyalurkan aspirasinya secara langsung.
Unduhan
Referensi
Asian Development Bank, Proyek Perencanaan dan Penganggaran yang Berpihak pada Kaum Miskin. Kertas Kerja Hasil Review dan Evaluasi atas Program-program yang Berpihak pada Rakyat Miskin di Indonesia: Rangkuman. (Jakarta : Hikling, 2008).
Badan Penelitian dan Pengembangan Propinsi Sumatera Utara, Kajian Perspektif dan Aspirasi Keluarga Nelayan terhadap Kesejahteraan Sosial di Sumatera Utara. (Medan : BPP Provsu, 2012).
Bappenas, Buku Panduan Perencanaan yang Berpihak pada Masyarakat Miskin. (Jakarta : Bappenas, 2008).
Brautigam, Deborah, "The People's Budget, Politics, Participation and Pro-Poor Policy". Development Policy Review, 22960; (2004) DOI: https://doi.org/10.1111/j.1467-7679.2004.00270.x
-668.
Democratic Governance Group Bureau for Development Policy, UNDP. Pro-Poor Governance and The Policy Process; A Framework. Framework Paper 2, UNDP Oslo Gonernance centre. (Oslo: UNDP, 2009).
Elfindri, Ekonomi Patron-Client : Fenomena Mikro Rumah Tangga Nelayan dan Kebijakan Makro. (Padang : Andalas University Press, 2002).
Fauzi A, Anna S, Pemodelan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan untuk Analisis Kebijakan. (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005).
Mawardi, Sulton, and Sudarno Sumarto, Kebijakan Publik yang Memihak Orang Miskin (Fokus: pro-Poor Budgeting). (Jakarta: SMERU, 2003).
Ninda, "Model Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Miskin Dalam Pengembangan Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Laut" Universitas Bengkulu http://www.inherent-unib.net/simawa.
Ndraha Taliziduhu, Pembangunan Masyarakat, Mempersiapkan Masyarakat Tinggal Landas. (Jakarta: Rineka Cipta, 1990).
Slamet, Y, 1994. Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisipasi. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Suryadarma, Daniel & Chikako Yamauchi, 2013. Missing PublicFunds and Targeting Performance Evidence from an Anti-Poverty Transfer Program in Indonesia. Journal of Development Economics. 103: 62-76. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2013.01.007
Solihin A. (2004) "Musim Paceklik Nelayan dan Jaminan Sosial"; http://io.ppi-jepang.org/article. php?id=7.
Ulumuddin, Ihya (2009) "Duapuluh Persen Nelayan Sumut Tidak Melaut" Analisa, analisadaily.com Selasa, 27 Januari 2009
Yuwono, Sonny, dkk., 2008. Memahami APBD dan Permasalahannya: Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah. Malang: Penerbit Bayyumedia Publishing.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal HAM hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License












