Internalisasi Nilai Perdamaian pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.30641/ham.2015.6.147-156Kata Kunci:
pendidikan perdamaian, internalisasi, kurikulum, perguruan tinggiAbstrak
Maraknya kasus konflik kekerasan yang terjadi pada mahasiswa menimbulkan keresahan masyarakat. Untuk meminimalisir konflik tersebut perlu ditanamkan dalam diri mahasiswa mengenai nilai perdamaian yang dapat diperoleh mahasiswa lewat kurikulum pendidikan tinggi. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, maka dalam dunia pendidikan perlu memasukkan tiga aspek penting, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Aspek kognitif terkait dengan kecerdasan atau intelektualitas; aspek afektif menyangkut perasaan dan emosi; sedangkan aspek psikomotorik mencakup kemampuan keterampilan fisik dalam mengerjakan atau menyelesaikan suatu pekerjaan. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui formulasi pengembangan kebijakan perdamaian yang dilakukan di perguruan tinggi (potret tiga perguruan tinggi di Kalimantan Barat); dan (2) untuk mengetahui strategi dan metode pembelajaran yang relevan dalam menginternalisasi nilai perdamaian yang berimplikasi pada pencegahan kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan mengedepankan wawancara mendalam dalam mengumpulkan datanya. Penelitian ini merekomendasikan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi agar menyusun sebuah pola yang konstruktif dalam mengintegrasikan kurikulum Perguruan Tinggi terhadap internalisasi nilai Perdamaian dalam aktivitas Mahasiswa di Perguruan Tinggi.
Unduhan
Referensi
Buku:
Danim, Sudarwan, 2003, Metode Penelitian Prosedur dan etik, EGC, Jakarta.
Depdikbud, 1990, Kamus Besar Bahasa Indonesia,
Balai Pustaka, Jakarta.
Galtung, Johan, 2002, Studi Perdamaian: Perdamaian dan Konflik, Pembangunan dan Peradaban, Surabaya: Pustaka Eureka.
Koesuma, 2008, Doni, Pendidikan Karakter: Mengembangkan visi Pendidik sebagai pelaku perubahan, Grasindo, Jakarta.
Munir, Baderel, 2001, Dinamika Kelompok Penerapannya Dalam Ilmu Perilaku, Penerbit Universitas Sriwijaya, Palembang. Parwito, 2007, Penelitian Komunikasi Kualitatif, LKIS, Yogyakarta.
Sindhunata, Menggagas Paradigma Baru Pendidikan, Demokratisasi, Otonomi, Civil Society 2001.
Jurnal:
Siswanto, "Pendidikan Sebagai Paradigma Pembebasan (Telaah Filsafat Pendidikan Paulo Freire)", dalam Tadris. Volume 2. Nomor 2. 2007.
Sukendar, "Pendidikan Damai (Peace Education) Bagi Anak-Anak Korban Konflik", dalam Walisongo, Volume 19, Nomor 2, November DOI: https://doi.org/10.21580/ws.2011.19.2.158
Surat kabar:
Hadar, Ivan, Aliansi Perdamaian, Kompas, 04 November 2011.
Sutanto, Limas, Pendidikan Perdamaian, Kompas, 26 Juli 2012.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal HAM hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License












