Tantangan dan Strategi: Layanan Kesehatan Mental pada Lembaga Pemasyarakatan
DOI:
https://doi.org/10.30641/kebijakan.2024.V18.237-254Kata Kunci:
Strategi, Layanan Kesehatan Mental, PemasyarakatanAbstrak
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin hak atas layanan kesehatan fisik dan mental yang layak untuk semua masyarakat tanpa terkecuali termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan. Namun demikian pada kenyataannya sampai dengan saat ini, tercatat beberapa kasus kematian narapidana yang diduga akibat bunuh diri di berbagai lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Permasalahan kesehatan mental belum menjadi prioritas nasional jika dibandingkan dengan penyakit menular. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tantangan serta strategi kebijakan dalam pemenuhan layanan kesehatan mental bagi warga binaan pemasyarakatan di lapas. Kajian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana menemukan bahwa kendala utama adalah kurangnya sumber daya, pelatihan, dan infrastruktur. Studi ini menyoroti pentingnya pelatihan rutin bagi petugas pemasyarakatan, peningkatan program reintegrasi, dan evaluasi berkala untuk mengidentifikasi praktik baik dan area yang perlu diperbaiki. Mengatasi tantangan tersebut, diperlukan perhatian khusus pada kolaborasi lintas sektor hingga pengembangan kebijakan terutama untuk memastikan perlindungan hak kesehatan mental bagi warga binaan, serta memfasilitasi, rehabilitasi dan reintegrasi mereka ke masyarakat, peningkatan penilaian risiko melalui pelatihan dan pengumpulan data yang komprehensif, serta perbaikan fasilitas dan pengembangan profesionalitas pegawai. Untuk mengatasi ini, penulis merekomendasikan strategi kebijakan yang meliputi: (1) Jangka pendek yaitu menyusun grand design layanan kesehatan mental, standar operasional prosedur untuk kondisi gawat darurat, dan pengumpulan data terintegrasi, (2) Jangka menengah yaitu penguatan sumber daya manusia, pemetaan risiko dan standarisasi skrining, peningkatan fasilitas dan (3) Jangka panjang yaitu membuat program reintegrasi, melakukan evaluasi nasional secara berkala dan menciptakan kolaborasi lintas sektor.Unduhan
Referensi
Daniel, Anasseril E. "Care of the Mentally Ill in Prisons: Challenges and Solutions." Journal of the American Academy of Psychiatry and the Law 35, no. 4 (2007): 406-10.
Direktorat Jenderal PAS. Keputusan DirjenPAS No. PAS-304.PK.01.07.01 tahun 2016 tentang Standar pelayanan Keswa bagi Narapidana di Lapas, Rutan dan RS Pengayoman (2016).
"”"”"”. Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Mental/Jiwa Bagi Tahanan, Anak Dan Narapidana Di Lapas, Rutan, LPKA Dan RS Pengayoman (2019).
Enrico Ngatung. "Diduga Depresi, Mantan Polisi Jadi Napi Di Lampung Tewas Gantung Diri Di Penjara." INews, 2022. https://lampung.inews.id/berita/diduga-depresi-mantan-polisi-jadi-napi-di-lampung-tewas-gantung-diri-di-penjara.
Firmansyah, and Gloria Setyvani Putri. "Tahanan Anak Bunuh Diri Di Lapas, KPAI Kunjungi LPKA Bengkulu," n.d. https://regional.kompas.com/read/2022/06/14/214100178/tahanan-anak-bunuh-diri-di-lapas-kpai-kunjungi-lpka-bengkulu.
Hummer, Don. "United States Bureau of Prisons' Response to the COVID-19 Pandemic." Victims and Offenders 15, no. 7-8 (2020): 1262-76. https://doi.org/10.1080/15564886.2020.1829765.
Iqrak, dan Yogo Tri Hendriarto, Sulhin. "Identifikasi Faktor Determinan Residivisme." Jurnal Kriminologi Indonesia 7 (2011): 355-66.
Kobau, Rosemarie, Martin E.P. Seligman, Christopher Peterson, Ed Diener, Matthew M. Zack, Daniel Chapman, and William Thompson. "Mental Health Promotion in Public Health: Perspectives and Strategies from Positive Psychology." American Journal of Public Health 101, no. 8 (2011): 1-9. https://doi.org/10.2105/AJPH.2010.300083.
Kristianingsih, Sri Aryanti, Maria Nugraheni Mardi Rahayu, and Agung Setiyawan. "Stres Warga Binaan Pemasyarakatan Di Masa Pandemi Covid-19: Menguji Peranan Dukungan Sosial Dan Orientasi Budaya." Persona:Jurnal Psikologi Indonesia 11, no. 1 (2022): 86-106. https://doi.org/10.30996/persona.v11i1.6362.
Maramis MM, Pantouw JG, Lesmana CBJ. "Depression Screening in Surabaya Indonesia: Urgent Need for Better Mental Health Care for High-Risk Communities and Suicide Prevention for Men." International Journal of Social Psychiatry 67, no. 5 (2021): 421-31. https://doi.org/10.1177/0020764020957359.
Pintabar, Andar Jimmy, Fitri Rafianti, and Yasmirah Mandasari Saragih. "Implementasi Sistem Pelayanan Kesehatan Terhadap Pemenuhan Hak Kesehatan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan." Jurnal Usm Law Review 7, no. 1 (2024): 475. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8996.
Quee, Michelle Dr, Taylah James, Chelsea Maher, and Imogen Andriolo. "The Health of People in Australia's Prisons 2022." Australian Institute of Health and Welfare, 2022.
Raharja, I Ketut Mugi Rifani, and Denny Nazaria. "Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Kejiwaan Bagi Narapidana DimLembagaPemasyarakatan Kelas II A Kerobokan." Jurnal Pendidikan Dan Konseling 4, no. 6 (2022). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9851.
Republik Indonesia. UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabiltias (n.d.).
Rizki Kurniawan, and Iman Santoso. "Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Narapidana." Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 9, no. 3 (September 2021): 1102-18. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP.
Simpson, Alexander I.F., and Roland M. Jones. "Two Challenges Affecting Access to Care for Inmates with Serious Mental Illness: Detecting Illness and Acceptable Services." Canadian Journal of Psychiatry 63, no. 10 (2018): 648-50. https://doi.org/10.1177/0706743718792844.
Subandi, Subandi, Ardian Praptomojati, Irgahayu Madhina, Nur Firiyani Hardi, Mutia Aini Ahmad, and Resa Wuryansari. "Implementasi Program Layanan Kesehatan Mental Pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Di Lembaga Pemasyarakatan." Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) 8, no. 2 (2022): 94. https://doi.org/10.22146/jpkm.54166.
Testoni, Ines, Irene Nencioni, Maibrit Arbien, Erika Iacona, Francesca Marrella, Vittoria Gorzegno, Cristina Selmi, et al. "Mental Health in Prison: Integrating the Perspectives of Prison Staff." International Journal of Environmental Research and Public Health 18, no. 21 (2021). https://doi.org/10.3390/ijerph182111254.
Tifaldi, Riska Guniar, and Mitro Subroto. "Peran Layanan Bimbingan Individu Dalam Mengurangi Stress Narapidana Perempuan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jakarta." Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains 12, no. 02 (2023). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19706.
Topik Koban, and Muhammad Takbir. "Terima Ancaman Dari Seseorang, Napi Lapas Maumere Ditemukan Tewas Bunuh Diri," n.d. https://www.tvonenews.com/daerah/regional/45555-terima-ancaman-dari-seseorang-napi-lapas-maumere-ditemukan-tewas-bunuh-diri-di-kamar-mandi-lapas.
WHO. "World Mental Health Report 2022." Switzerland, 2022.
Yocca, Christine. "Stigma Towards Offenders Diagnosed with Mental Illness," 2022, 1-35. https://academicworks.cuny.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1257&context=jj_etds.
Yuda Febrian Silitonga. ""˜Seorang Tahanan Tewas Gantung Diri Di Lapas Kelas IIA Karawang.'" Detik.Com, 2022. https://www.detik.com/jabar/hukum-dan-kriminal/d-6044513/seorang-tahanan-tewas-gantung-diri-di-lapas-kelas-iia-karawang.
Zhong, Shaoling, Morwenna Senior, Rongqin Yu, Amanda Perry, Keith Hawton, Jenny Shaw, and Seena Fazel. "Risk Factors for Suicide in Prisons: A Systematic Review and Meta-Analysis." The Lancet Public Health 6, no. 3 (2021): e164-74. https://doi.org/10.1016/S2468-2667(20)30233-4.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Jurnal ini menyematkan lisensi Creative Commons yang dapat dibaca mesin sederhana. Jurnal ini mengakui penggunaan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC).
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License




