Justisiablitias Hak Ekosob Melalui Mekanisme Individual Communication dalam Optional Protocol To The International Covenant On Economic, Social And Cultural Rights
DOI:
https://doi.org/10.30641/ham.2014.5.143-151Kata Kunci:
komunikasi individual, justisiabilitas, hak ekonomi, sosial dan budayaAbstrak
Mekanisme komunikasi individual (individual communication) dalam Protokol Opsional Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya dapat dianggap sebagai perwujudan komitmen negara-negara dalam upaya penegakan hak ekonomi, sosial dan budaya (ekosob). Tulisan ini mencoba menggambarkan tantangan normatif mekanisme komunikasi individual yang diemban oleh Komite Hak Ekosob, meliputi: admissibility dalam tiga hal ratione personae, ratione temporis, dan ratione materiae. Selain itu, analisis akan dilakukan terhadap persoalan apakah mekanisme komunikasi individual tersebut dapat memberikan cara yang efektif untuk mempromosikan kepatuhan (compliance) negara terhadap kewajiban perlindungan dan pemenuhan hak ekosob. Adapun tulisan ini menyimpulkan beberapa hal: pertama, Protokol Opsional ICESCR ini merupakan hasil kompromis antara sifat hak-hak dengan kebutuhan untuk memenuhi kewajiban dalam ICESCR; kedua, Komite Hak Ekosob akan mendukung kebutuhan terhadap lembaga ajudikasi dalam rangka memperjelas cara pandang tradisional terhadap hak-hak ekonomi, sosial dan budaya; dan ketiga, diperlukan sebuah koordinasi yang komprehensif dan kerjasama dengan institusi hak asasi manusia yang lainnya, baik yang bersifat treaty based ataupun badan-badan khusus PBB, tidak hanya dalam masalah teknis tetapi juga dalam cara menafsirkan hukum.
Unduhan
Referensi
Backer, Inge Lorange, 2009, Ideals and Implementation
- Ratifying another Complaints Procedure?, Nordisk Tidsskrift for Menneskerettigheter Vol. 27, NR 1, S. 91-
Chief Bernard Ominayak and the Lubicon Lake Band
v. Canada, Communication No. 167/1984, CCPR/ C/38/D/167/1984. DOI: https://doi.org/10.3406/bupsy.1984.12658
Committee on Economic, Social and Cultural Rights,
Ibid. General Comment No, 9 (1998) UN Doc. E/1999/22, Annex IV.
ECHR, Velásquez RodrÃguez v Honduras Case.
Eide, Asbjorn et all, 2001, Economic, Social and Cultural Rights, Martinus Nijhoff Publishers. DOI: https://doi.org/10.1163/9789047433866_006
Grossman, Claudio, et al. "A Festschrift in Honor of Seymour J. Rubin." American University International Law Review 10, no. 4 (1995): 1215-1274
Langford, Malcolm, 2009, Closing the Gap? An Introduction to the Optional Protocol to the International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights, Nordisk Tidsskrift for Menneskerettigheter Vol.27, NR 1, S. 1-28. DOI: https://doi.org/10.18261/ISSN1891-814X-2009-01-01
Porter, Bruce, The Reasonableness of Article 8 (4) - Adjudicating Claims from the Margins, Nordisk Tidsskrift for Menneskerettigheter Vol. 27, NR 1, S. 39-53, hlm.40-41. DOI: https://doi.org/10.18261/ISSN1891-814X-2009-01-03
Scheinin, Martin et all, 2009, Evolution or Revolution? Extrapolating from the Experience of the Human Rights Committee, Nordisk Tidsskrift for Menneskerettigheter Vol.27, NR 1, S. 97-113. DOI: https://doi.org/10.18261/ISSN1891-814X-2009-01-08
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan tulisan dalam jurnal ini merupakan pemegang hak cipta dan setuju untuk memberikan Jurnal HAM hak publikasi pertama yang dilisensikan di bawah ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-NC ). Dengan demikian karya ini dapat digunakan secara bebas dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi dalam jurnal ini.

Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License












